01 February 2021

Memecahkan Kebisuan Setelah Sekian Lama

 

    Agak lama juga aku tidak menulis di sini. Jam menunjukkan saat ini 5.19 pagi. Suasana yang nyaman dan hening begitu menggamit keinginan hati berbicara melalui penulisan di sini. Bukan untuk siapa-siapa namun sekadar mencoretkan segala isi hati agar segala detik waktu yang terjadi pada tika dan saat ini, ia akan menjadi momen terindah untuk dikenang. Andai ia bukanlah saat terindah, namun pasti ada sesuatu yang bisa ku ambil ikhtibar di kemudian hari.

.

    Aku terbangun saat jam menunjukkan 2:59 pagi. Ada sesuatu yang membuatkan ku terjaga buat kali kedua malam ini. Sebelum jam 10 malam, aku sudah melabuhkan diri ke kamar tidurku. Namun terjaga sebaik jam 11: 59 pm. Tiada apa yang ku lakukan melainkan menyambung semula tidurku yang agak terganggu kerana mimpi bertarung dengan sesuatu tetapi tidak berjaya dan akhirnya terjaga. 



    Oleh kerana kali kedua ku terbangun semula, aku pantas menggerakkan tubuhku untuk menyelesaikan sedikit urusan dunia dan mengambil kesempatan berdoa seperti pesanan guruku En. Faizal Rizal walaupun diriku dalam keadaan uzur.


    Tahajud? Ya, ia adalah perkara asing dalam hidup aku sebelum ini. Mungkin banyak benar dosa aku selama 37 tahun ini hinggakan Allah sendiri tidak ingin bertemuku di saat tahajud sebelum ini. Hanya pada penghujung tahun 2020 aku mula merutinkan tahajud. Itu pun ada juga terbabas sekali dua tidak terbangun langsung. Ia berat bagi pendosa sepertiku. Namun, Allah pasti punya rencanaNya tersendiri sehingga aku terdorong melakukannya walaupun cuma 2 rakaat. Biarlah ia sedikit tapi konsisten, hatiku berbicara sendiri. Ibadah bukanlah untuk pertandingan untuk berlumba-lumba sesama sendiri. Tapi , jika ia tidak istiqamah, dan tidak bersandarkan niat kerana Allah , maka sia-sialah .




Saat terbangun kali kedua ku teringat mimpi ku. Ku lihat, guruku En.Faizal mendoakan sesuatu buatku. 

'' May Allah put your soul at ease''

Apakah ini maksudnya, aku pergi dahulu sebelum guruku sehingga guruku mendoakan sebegitu? 

Andai ini suratan, Kau makbulkanlah doa tersebut Ya Allah dan tempatkanlah rohku di kalangan orang-orang yang beriman. Aku tidak layak ke syurgaMu namun aku juga tidak sanggup menahan siksa api nerakaMu ...Allahhh